

Karambit adalah

senjata tradisional atau kuno yang lahir di Indonesia. Melalui jaringan perdagangan Indonesia dan kontak dekat dengan negara tetangga, akhirnya tersebar ke berbagai Negara seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Thailand. Karambit masih mempunyai kemiripan dengan pisau Swiss tentara masa kini, dahulu karambit adalah “pisau saku” dari masyarakat desa tradisional. Alat ini didokumentasikan pertama kali digunakan pada awal abad ke 11 sesudah masehi. Dan saat ini bisa ditemui di daerah daerah kepulauan tradisional di Indonesia maupun di toko peralatan bela diri.
Walaupun rumor menyatakan bahwa karambit telah diperkenalkan di Amerika sekitar tahun 1800-an, karambit “secara resmi” dikenalkan di Amerika pada tahun 1950-an dan dipopulerkan, terutama dengan seni bela diri pada akhir 1970 dan 1980. Hampir tidak dikenal pada komunitas sekuler, kemudian pada pertengahan 1990-an semakin dikenal sebagai elemen seni bela diri dari Pencak silat(Indonesia), Bursilat (Malaysia), dan Kali(Filipina). Di Indonesia, karambit mulai terkenal ke khalayak ramai sejak tahun 2009 ketika diputarnya film MERANTAU. Dengan Iko Uwais sebagai aktor utamanya. Saat scene ketika Yuda(Iko) sedang melatih jurus harimaunya, tampak ia juga menggunakan karambit sebagai senjata. ini sesuai dengan desain karambit yang konon berawal dari cakar harimau.
Kegunaan utama dari karambit di zaman dahulu mirip dengan pisau saku Eropa, digunakan untuk pekerjaan pertanian, sebagai alat untuk memanen buah dan sayuran, dalam beberapa kasus langka, menjadi sebuah senjata pertahanan diri. Pada zaman modern, pisau unik ini masih menampilkan fungsi yang sama seperti saat nenek moyang kita dahulu menggunakannya. Yaitu untuk keperluan pekerjaan sehari-hari seperti memotong kulit hewan, atau memotong tali atau untu pekerjaan di luar rumah, seperti menghaluskan kayu untuk membangun rumah, atau untuk keperluan memancing. Dan tentu saja sebagai sebuah senjata bagi s

eorang praktisi bela diri. Desain dan kegunaan praktis dari karambit di masa kini telah dikembangkan oleh Steve Tarani , salah satu dari praktisi bela diri yang cukup terkenal. Didesain semakin efektif dan menghasilkan daya rusak besar. Karambit modern terdiri dari berbagai macam ukuran dan bentuk. Bentuk dari karambit yang unik membuatnya menjadi senjata yang cukup aman karena meminimalisir resiko “memotong diri sendiri”.
Keuntungan Dari Karambit- Sangat sulit untuk disarm(dilucuti oleh musuh)
- lebih mudah dikontrol dari pada pisau biasa.
- Didesain untuk bisa menghasilkan potongan dengan jumlah besar.
- Dengan desain pegangannya, karambit dapat menransfer energi dari tubuh dalam jumlah besar.
Sebagai senjata dalam ilmu bel

adiri, gaya bertarung dengan menggunakan karambit identik dengan gerakan yang lemah gemulai seperti sebuah tarian. Yang kemudian berubah menjadi sebuah serangan cepat yang menyerang daerah-daerah fatal seperti persendian atau leher. juga divariasikan dengan kuncian untuk menghentikan gerakan lawan.